بِــــــسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيـــمِ
SELAMAT DATANG DI BLOG MUHAMMADIYAH CABANG BENGKONG, KOTA BATAM - TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

Pilih Menu

Selasa, 16 Juli 2019

GERHANA BULAN ATAU KHUSUFUL QAMAR






Gerhana Bulan atau khusuful qamar diprediksi terjadi pada 17 Juli 2019. Kementerian Agama RI mengajak umat Islam untuk mendirikan salat khusuf. Awal gerhana diperkirakan mulai pukul 03:01 WIB hingga 05:59 WIB. “Puncak gerhana akan terjadi pada pukul 04:30 WIB,” Dia melanjutkan, Ditjen Bimas Islam telah menerbitkan instruksi kepada para Kepala Kanwil Kemenag, Kepala Bidang Urusan Agama Islam/Kepala Bidang Bimas Islam/Pembimbing Syariah, Kepala Kemenag Kabupaten/Kota, dan Kepala KUA untuk bersama para ulama, pimpinan ormas Islam, imam masjid, aparatur pemerintah daerah dan masyarakat untuk melaksanakan Shalat Gerhana Bulan Parsial di wilayah masing-masing.


“Pelaksanaan shalat gerhana disesuaikan dengan situasi dan kondisi daerahnya masing-masing. Kami juga mengimbau masyarakat memperbanyak zikir, istighfar, sedekah dan amal saleh lainnya, serta mendoakan keselamatan dan kemajuan bangsa," 



Adapun tatacara Salat Gerhana sebagai berikut:

SHOLAT GERHANA
·       Shalat kusufain sunnah dikerjakan ketika umat Islam berada di suatu wilayah yang mengalami peristiwa gerhana, baik gerhana matahari atau bulan, baik gerhana total maupun parsial (sebagian)
·       Shalat kusufain dilaksanakan secara berjamaah, tanpa adzan dan tanpa iqamah.
·       Shalat kusufain dilakukan dua rakaat, dengan dua kali berdiri, dua kali rukuk dan dua kali sujud pada masing-masing rakaat. 
·       Sebelum memulai shalat, imam menyeru _ash-shalatu jami’ah_, kemudian memimpin shalat dengan menjahrkan (mengeraskan) bacaan al-Fatihah dan surah al-Quran.
·      Setelah shalat dilaksanakan khutbah 1 (satu) kali


TUNTUNAN SHALAT KUSUFAIN (GERHANA MATAHARI DAN BULAN)
  1. 1. Takbiratul Ihram: _Allahu Akbar
  2. Berdiri (pertama) bersedekap: Membaca doa iftitah, surah al-Fatihah dan surah panjang dari al-Quran
  3. Rukuk (pertama): Membaca doa rukuk
  4. Bangkit dari rukuk dan membaca _sami’allahu li man hamidah_, kemudian berdiri (kedua) bersedekap serta membaca surah al-Fatihah dan surah panjang dari al-Quran (tetapi lebih pendek dari yang pertama).
  5. Rukuk (kedua): Membaca doa rukuk
  6. Iktidal: bangkit dari rukuk dan membaca _sami’allahu li man hamidah, rabbana wa lakal-hamdu_
  7. Sujud (pertama): Membaca doa sujud
  8. Duduk di antara dua sujud: Membaca doa duduk di antara dua sujud
  9. Sujud (kedua): Membaca doa sujud
  10. Rakaat kedua: Bangkit dari sujud seraya membaca takbir lalu mengerjakan sebagaimana rakaat pertama (tanpa membaca doa iftitah) dan surah al-Quran yang dibaca lebih pendek dari rakaat pertama. 
  11. Tasyahud akhir: Membaca doa tasyahud akhir
  12. Salam (ke kanan dan ke kiri): _as-salamu 'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh_
Sumber:* Keputusan Muktamar Tarjih XX di Garut tahun 1396 H/ 1976 M tentang Tuntunan Salat Kusufain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nama
No Hp
email